Showing posts with label Quotes. Show all posts
Showing posts with label Quotes. Show all posts

Monday, September 11, 2017

Kumpulan Quotes Tere Liye

Well siapa si yang kaga kenal ma penulis novel terkenal Darwis,ato yang lebih kita kenal tere liye, pria yang berumur 38 tahun ini hanya beranggapan bahwa menulis hanyalah sebatas hobi,(ehm hobi yang menghasilkan duit) karena beliau memiliki pekerjaan tetap sebagai akuntan.beberapa novelnya udah pernah diangkat menjadi sebuah film contohnya HAFALASAN SHALAT DELISA & MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH.
kalo gue harus semua biografinya rasanya gue kaga sanggup soalnya panjang banget. lain kali aja yach soalnya tema gue kali ini tentang beberapa quotes beliau.
  • Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita.Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi.Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan.
  •  daun yang jatuh tak pernah membenci angin,dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja,tak melawan,mengikhlaskan semuanya,tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan,biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya,biarkan angin merangkuhnya,membawa pergi entah kemana. 
  •  “Lepaskanlah. Maka besok lusa, jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu. Hei, kisah-kisah cinta di dalam buku itu, di dongeng-dongeng cinta, atau hikayat orang tua, itu semua ada penulisnya.Tetapi kisah cinta kau, siapa penulisnya? Allah. Penulisnya adalah pemilik cerita paling sempurna di muka bumi. Tidakkah sedikit saja kau mau meyakini bahwa kisah kau pastilah yang terbaik yang dituliskan.”
  • Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.
  • Berhentilah bertanya bagaimana menemukan pasangan yang baik. Mulailah menjadi orang yang baik dan terus lebih baik, maka akan terjawab sendiri pertanyaan ini.
  • Boleh jadi, kita itu harus belajar dari dibenci lebih dulu, untuk paham arti kasih sayang dan kepedulian.
    Belajar sendiri dan kesepian, untuk paham arti kebersamaan dan menghargai setiap detiknya.
    Belajar dari dikhianati dan disakiti, untuk mengerti arti kesetiaan dan komitmen.Boleh jadi demikian….Tapi sungguh beruntung, yang bisa memahami tiga hal tersebut, tanpa harus melewati rasa sakit sebelumnya..Ikhlas nyatanya tak sesederhana yang kita kira. Berat, namun sungguh melegakan. Belajarlah untuk menerima bahwa kamu dan dia belum tertakdirkan untuk bersama.Semoga quotes Tere Liye di atas bisa menenangkanmu yang tengah gamang soal cinta. Dari mulai belajar untuk mengikhlaskan hingga untuk tidak mudah baper.

Wednesday, August 2, 2017

Sebatas Mimpi


biarkan cinta mengalir
bagaikan hembusan angin
dengan kelembutannya
mencoba menyentuh hati
mengisi ruang di hati
melepaskan hati yang terbelenggu
kesedihan dan kehampaan
menerangi jiwa yang menangis

menari dengan hati yang hancur
mencoba tersenyum walau hati terasa perih
demi sang kekaih tercinta
s'galanya kan terjadi

bagaikan mentari yang bersinar
menerangi setiap jalan yang kau tempuh
dengan cahayanya yang lembut
menghangatkan hati yang t'lah membeku

kosongkan hati dan mimpi
biarkan cinta ini menyelimuti hati
menyatukan serpihan-serpihan hati yang hancur
ciptakan mimpi yang terindah
dengar dan rasakan bisikan hati yang sepi
yang ingin merasakan
indah cinta yang kau beri,dan yang kau miliki
walau hanya sebatas mimpi

4 Lilin


Ada 4 lilin yang menyala, Sedikit demi sedikit habis meleleh.

Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka

Yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.”“Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Yang kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara: “Aku adalah Cinta.” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga…

Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”

Lalu ia mengangis tersedu-sedu.

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:

Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:

“Akulah HARAPAN.”

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah HARAPAN yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai, Cinta dengan HARAPAN-nya!