Monday, November 18, 2019

Harapan Itu selalu ada walau hanya "SETITIK"

Kata orang hal yang paling menyakitkan adalah berharap kepada manusia. auto sepakat dengan argument tersebut, tapi tau tidak kita hidup didunia ini terkadang butuh yang namanya sebuah pengharapan apalagi jika masalah perasaan. karena dengan sebuah harapan kita akan mendapatkan sebuah suntikan agar perasaan kita terbalaskan ato dalam segi positif kita akan berusaha menjadi orang yang baik karena mungkin orang yang kita cintai adalah orang yang baik. jadi intinya tak ada salahnya kita menaruhkan harapan kepada manusia selama itu masih dibatas wajar dan tidak menomor duakan tuhan. 

1.Jangan berhenti berharap walau harapan itu hanya setitik
Walaupun mungkin saat ini cintamu tak terbalaskan,dan mungkin harapannya hanya "SETITIK"tapi jangan pernah berhenti berharap, karena yang bakalan tau ujungnya hanya tuhan. saat ini kita hanya bisa melakukan yang terbaik dan terus memperhatikannya dari jauh.

2. Jika sesak ,tak ada salahnya menyatakan terlebih dahulu


mungkin hati mu sesak dan merasa tersiksa dengan perasaan dalam diam itu, maka tak ada salahnya untuk menyatakan perasaanmu, bukan kah pada zaman dahulu khadijah yang pertama kali mengutarakan perasaannya kepada rasulullah,jadi jangan merasa malu,mengapa hanya si cowok yang menentukan pilihannya,sedangkan si cewek tak boleh?? tapi perlu diingat tetap harus sesuai dengan syariat islam.

3. Sebuah batu saja ketika ditetesi air secara terus menerus akan lunak,apalagi hati!

 
Percayalah sekeras apapun sebuah batu jika ditetesi oleh air secara terus menerus maka akan melunak bahkan lubang. begitu pula dengan hati seseorang,walaupun hari ini mungkin belum bisa menerima perasaanmu, tapi yakin lah suatu hari nanti didalam hatinya akan ada sebuah lubang yang didalamnya itu ada kamu. Selagi ijab qabul belum terucap kita masih boleh kok mengharapkan seseorang,kan kita tidak pernah tau bagaimana takdir kita, bisa jadi tuhan menyuruh kita untuk terjatuh dan patah hati sebelum akhirnya kita bersatu dalam ikatan suci. ato bisa jadi kita harus dipisahkan terlebih dahulu sebelum duduk bersama walaupun sebagai tamu undangan...hohohoho karena semua itu hanya rahasia tuhan. dan semua akan indah pada waktunya.



Tuesday, November 12, 2019

MARI KITA CERITA HARI INI TENTANG PATAH HATI

Assalamualaikum....
Apa kabar hari ini sahabat?
Semoga hari ini Allah tetap menganugerahkan padamu kesehatan, Ilmu yang bermanfaat, rezeki melimpah, kebaikan dari segala arah dan hidayah yang selalu menerangi hidupmu. Amiiin

Ah, perkenalkan namaku Lisa. Hari ini aku membajak blog nya www.namakuirmawati.blogspot.com. Hohoho,,,, Ceritanya kita lagi tukaran diary, aku nulis di blog nya Irma, turus dia nulis di blogku. Manfaatnya "supaya blognya lebih berwarna" *apah... iyah supaya ada warna baru dengan gaya tulisan yang berbeda, hehehehe..

Em, jadi bagusnya ceritanya apa yah?

Ah, mau cerita soal patah hati deh.. 

Kira-kira ada gak ya... orang yang belum pernah patah hati dalam hidupnya walau cuma sekali? Kalo ada saya mau ngucapin selamat..soalnya berarti kamu terselamatkan dari rasa sakit hati.. hehehe Tp mau ngucapin berbela sungkawa juga, soalnya kalo belum pernah rasakan patah hati berarti kamu belum melewati satu moment untuk mendewasakan diri.

Emang harus patah hati yah supaya bisa jadi lebih dewasa? kalo menurutku seh perlu, soalnya dari moment patah hati kita jadi tahu rasanya sakit dikecewain, rasanya jatuh saat sudah terbang tinggi, rasanya sedih saat ternyata kenyataan gak sesuai harapan. Karena udah ngerasain sakitnya, jadi bakal dijadiin pengalaman kan? supaya gak jatuh hati sembarangan lagi. Supaya gak berharap terlalu tinggi lagi. Supaya gak mengulang kesalahan yang sama. Dan supaya gak ngelakuin hal yang sama ke orang lain lagi, karena udah tau rasa sakitnya kayak gimana. Iya kan?

Kalo aku udah terlatih patah hati seh... walaupun terlatih, tetap aja rasanya sakit banget. 
Patah hati terparah yang kurasakan beberapa bulan lalu. Saat aku berharap dia adalah orang yang tepat, orang yang baik, orang yang pas untuk jadi pendamping hidup. Walaupun aku merasa dia adalah orang yang cocok untuk jadi pendampingku, akunya yang merasa gak pas untuk jadi pendamping nya dia. Aku merasa minder dan tak punya kepercayaan diri untuk bisa bersanding dengan nya. Karena perasaan ini, doaku bukanlah agar dia menjadi jodohku, tetapi doaku adalah "Aku dan Dia diberi ketetapan terbaik agar bertemu pasangan terbaik yang bisa saling melengkapi dan saling menyempurnakan. Walaupun itu bukan aku yang harus jadi pendampingnya" 

(*ceritanya aku berserah diri pada Sang Pemilik Hati agar memilihkan takdir terbaik untuk kami berdua, walaupun tak harus bersama, tetapi aku berharap dia selalu bahagia dengan jodoh terbaik pilihan Tuhan )

Dan hasil doa itu, akhirnya kami tak bisa bersama. Kami berdua memutuskan untuk mundur dari jalan yang hendak kami jalani berdua. Kami memilih untuk berpisah dan tidak memaksakan diri untuk sama-sama bergandengan tangan. Walaupun aku telah menyiapkan diri untuk kondisi ini, tetapi hatiku tetap sakit banget,,, karena aku tetap percaya dia adalah yang terbaik. Di tengah rasa sakit itu, aku berikrar dalam hati kalo tak akan jatuh hati lagi pada orang lain. Aku merasa proses penyembuhan rasa sakit untuk patah hati ini akan memakan waktu lama. Aku pesimis dan menolak tiap kali diberi kesempatan untuk berkenalan dengan hati yang baru.


Baru beberapa bulan sejak aku merasakan patah hati terhebat itu. Aku bertemu dengan seseorang yang kemudian membuatku tersenyum walau hanya mendengar namanya saja. Hahaha lucu sekali... aku merasa jatuh hati padanya. Dan karena rasa di hati yang muncul tiba-tiba seperti itu, aku menertawakan hatiku sendiri yang begitu lemah. Ternyata ikrar yang kubuat untuk "tidak akan jatuh hati lagi" ternyata memudar dengan sendirinya. Rasa sakit karena patah hati itu rasanya telah hilang walaupun berbekas tetapi sudah tak menyimpan rasa sakit lagi. Dan karena aku telah jatuh hati lagi, aku merasa hatiku sudah sehat kembali... Hehehe,, ternyata hatiku lemah sekali,,, ato rasaku padanya yang ternyata tak sedalam yang kukira. Ato pesona "dia" yang baru kutemui ini yang begitu besar sehingga membuatku melupakan dia.

Tetapi lebih itu semua, aku bersyukur karena telah dikunjungi si patah hati dan kembali di sapa kembali oleh si "jatuh hati". Yah aku bersyukur karena itu berarti aku masih mempunyai hati... 

Jadi untuk kamu-kamu yang saat ini merasa patah hati,, nikmati saja moment nya dulu, nanti seiiring waktu kudoakan luka dari patah hatimu bisa hilang walaupun berbekas tetapi sudah tidak sakit lagi. Kudoakan engkau segera bertemu "hati yang baru" yang akan membuatmu tersenyum dan bahagia kembali. KARENA SEMUA ORANG PANTAS DAN LAYAK UNTUK DICINTAI DAN MENCINTAI"



Wassalam...
Dari aku yang kini jatuh hati







Sunday, November 10, 2019

Kamu kecewa itu tandanya Tuhan ingin memberikanmu sesuatu yang jauh lebih indah

Bismillah,,
Jangan pernah terlalu berharap kepada manusia karena kalian akan kecewa!! mungkin itu yang saat ini kami rasakan, dan mungkin saja diantara kalian pernah merasakannya, baik dikecewakan karena tiba-tiba seseorang membatalkan pertemuan ato ketika seseorang yang selama ini kalian kira suka sama kalian ternyata tak memiliki perasaan apapun alias cinta bertepuk sebelah tangan. tapi kali ini aku bukannya ingin membahas tentang percintaan tetapi tentang pembatalan janji sepihak,,,hahahaha..

Ceritanya seperti ini. kemarin tepatnya tgl 9 november dimana pada hari itu tanggal merah, kami berencana untuk liburan ke salah satu destinasi di sulawesi selatan. tapi semuanya harus batal seketika karena tiba2 salah seorang teman yang sangat penting dalam liburan ini, membatalkan janji. padahal jauh2 hari kami sudah merencanakannya,maklumlah jarang-jarang dalam setahun ada libur pada hari sabtu, jadi moment ini harus di manfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Pada malam harinya,salah satu teman aku memastikan kembali kepada teman aku,apa dia jadi berangkat, dan dia pun meng-iyakannya. jadi aku dan yang lainpun packing-packing,karena rencananya keesokan harinya tepat setelah shalat subuh kami otw. karena takut ketinggalan aku sampai-sampai bangun jam 4 subuh, selain itu aku juga ingin memastikan kembali apa jadi berangkat??? jadi aku nanya tuch kepada salah satu teman aku yang kebetulan se-kost dengan teman aku tadi. ternyata si teman aku itu kaga nginap di kost dan sejak tadi ditelpon-telpon Hp nya kaga di angkat-angkat. entah berapa kali si teman aku nelpon dia, mungkin udah ada 200 panggilan tak terjawab diHP-nya. dan tepat pada jam 9 pagi , si temanku itu menelpon dan ngabarin kalo dia kaga jadi ikut dengan alasan dia lelah. karena aku malas berdebat jadi aku bilang aja"ok nanti aku sampe in sama teman yang lain"... seketika itu aku merasa kecewa banget tapi mungkin rasa kecewa ku tak sebesar temanku yang lain. karena ingin mengobati rasa kecewa jadinya aku dan temanku jalan-jalan ke mall dan nonton bioskop plus nemenin dia belanja, maklumlah emma-emma kalo udah diajak belanja ngambek-nya bakalan berkurang..hahahaha

Kalo sudah di mall waktu memang berjalan dengan cepat, maghrib baru kami sampe rumah, tapi alhamdulillah luka ku sudah sedikit redah, kaga tau kalo teman aku yang lain..



keesokan harinya aku janjian sama teman kuliah untuk ketemuan dan berkunjung di salah satu kebun raya di kota kami,maklum aku belum pernah ke sana, terus sekalian reuni gitu.hehehehe tepat pukul 11 siang kami tiba di lokasi, walaupun pada saat itu cuacanya sangat panas tapi semua terbayarkan dengan kumpul sama mereka dan keindahan kebun raya tersebut. karena kebetulan hari libur jadi lumayan ramai juga sich, dan sepertinya disitu ada kegiatan. ditempat itu ada sebuah bangunan yang terbuat dari kayu tinggi kira-kira 6 lantai tanpa dinding,ketika berada diatas kita serasa berasa berada di alam bebas lengkap dengan angin sepoi-sepoi yang membuat mata kita ingin terpejam,mungkin saking nyamannya. selain itu ketika berada diatas kita disajikan oleh pemandangan yang cukup indah, kita dapat melihat kota parepare.. masyaallah sungguh indah ciptaan tuhan..

Dari kejadian kemarin,banyak hal yang dapat aku petik :
  1. Jangan terlalu berharap kepada sesama manusia, karena manusia itu kadang khilaf dan sering mengangap remeh sebuah janji, dan tak banyak manusia yang mengangap bahwa semua adalah hal yang lumrah,.
  2. Tuhan pasti punya alasan indah dibalik semua yang terjadi, mungkin saat ini kamu sangat menginginkan sesuatu tapi menurut tuhan bukan itu yang kau butuhkan.
  3. Sebagai manusia kita hanya bisa merencanakan sesuatu dan tuhan yang menentukannya
  4. Ketika kau merasa dikecewakan oleh seseorang, bukan artinya tuhan membencimu, barangkali saja secara bersamaan tuhan memberikan kalian ganti yang jauh lebih indah,namun terkadang kalian tak tersadar.
  5. Sebuah kenangan yang indah itu harus selamanya tercipta ketika kita pergi liburan di tempat yang jauh nan indah, karena terkadang tak kemana-manapun selagi kita bersama dengan orang-orang yang terkasih maka semua akan jadi moment terindah yang mungkin tidak bisa kita lupakan.




Wednesday, November 6, 2019

Sepucuk surat untukmu dimasa laluku

Teruntuk kamu dimasa laluku,...
Hari ini aku akan belajar untuk merelakan apa yang tak sejalan. mungkin kemarin aku masih bersedih, namun sekarang aku akan berusaha untuk berpikir jernih. bila semua pada akhirnya akan menjadi masa lalu,aku akan erus berjalan ke depan, melangkah dengan pasti dan berusaha untuk memperbaiki diri.

Kepada kamu dimasa laluku,..
kau tak akan pernah mampu mengejarku ke depan, kau hanya akan membayangi,sedangkan aku akan terus berjalan menuju terang. bila ingatan tentangmu kembali hadir, boleh jadi aku akan tersenyum dan tak lagi nelangsa karena saat ini aku telah berusaha ikhlas dan merelakanmu.

kepadamu dimasa laluku...
Terima kasih sempat hadir dan menjadi jalan untuk mendewasakanku. mungkin tanpamu apalah jadinya aku, barangkali saja aku hanya akan jadi orang yang lemah karena aku tak belajar dari yang salah, boleh jadi aku tak mengerti banyak hal dan mungkin aku tak akan sekuat ini.

Kepada masa lalu...
selamat tinggal seluruh kisah silam yang telah ku terima dengan hati yang lapang, perihal kepergianmu sudah ku coba untuk mengikhlaskanmu, dan tentang masa depan aku tak lagi mempersoalkannya. karena aku akan menyimpan Allah dalam hati,aku akan berusaha sabar dalam mengarungi hari hariku.

Kepada kamu dimasa laluku...
hadirmu tak lagi mengapa, tak ada lagi rasa sakit yang teramat perih kala ku ingat tentangmu. tak ada lagi sedih bila ku ingat perihal luka. dan juga tak ada lagi kesal saat mimpi-mimpiku pernah tak menjadi nyata. tak ada lagi rasa kecewa yang begitu dalam ketika harapanku tak sesuai dengan ekspektasi. Kini aku sadar bahwa sepenuhnya yang terjadi sekarang adalah hal yang terbaik untuk diri dan semuanya ku terima sebagai bentuk cinta-Nya. aku diuji agar aku menjadi tangguh lagi,aku dikecewakan agar aku tak lagi tinggi dalam menaruh harapan,pun aku dikenalkan dengan luka agar aku lebih menghargai bahagia.

kepada masa lalu....
aku tak akan lagi berandai-andai. biarlah yang lalu berlalu pergi, biarlah yang pernah tak jadi kulupakan, dan biarlah yang pernah ada ku terima dengan rela. semua tentangmu dan perihal yang aku  rasa, biarlah jadi kisah yang ku simpan dihati, biarlah kusimpan sebagai pengingat, jalan terjal dan juga langkah-langkah yang pernah salah.
kini ku melangkah pada jalan bahagia, jalan dimana Allah selalu berusaha ku ingat dalam setiap hela nafasku, jalan dimana kuberusaha untuk lebih menerima,dan jalan dimana ridhonya adalah yang paling utama.

Kepada kau dimasa laluku....
sekali lagi terima kasih dari mu aku banyak belajar perihal menjadi sosok yang semakin tegar..

Wednesday, October 30, 2019

Ketika berat hatimu melupakannya maka ikhlaskan dia

Assalamualaikum warahmatullahi wabatakatuh..


kisah ini adalah kisah nyata yg dialami oleh salah satu teman aku,sebut saja namanya reni. reni adalah wanita yg memilih untuk menjemput jodoh dengan jalan yg di ridhai allah. dan dia salah satu wanita yang lebih senang memendam perasaannya dibandingkan mengumbar kepada yang bersangkutan. dalam dunia percintaan reni termasuk orang yg tak beruntung dan paling bodoh,kenapa aku mengatakan dia bodoh,karena dalam waktu 8 tahun lamanya dia memendam perasaan kepada seorang pria,saking pandainya reni menyembunyikan perasaannya hingga si cinta pertamanya maried dan telah memiliki seorang anak,si dia tidak pernah tau jika reni pernah menyimpan rasa padanya. sesuatu yang paling reni sesalkan kenapa dia tak memiliki keberanian untuk sekedar mengungkapkan perasaannya,mengapa dulu reni lebih memilih melarikan diri dari kenyataan???

Hingga awal tahun 2019,sahabat dekat reni memberikan kontak nya kepada keluarga sang suami, tepat malam itu tiba tiba hp reni berbunyi dan ternyata ada pesan dari nomor yg tak dia kenal."assalamualaikum".. berawal dari salam itulah reni tak pernah menyangka akan ada sebuah rasa yang sama yg pernah dia rasakan 8 tahun silam. mungkin ini terdengar konyol dan tak masuk diakal,mengapa demikian???karena ketika pertama kalinya nomor itu mengucapkan salam,ntah kenapa jantungnya berdetak dengan kencang,sambil dalam hati reni bergumam"apakah ini jawaban dari pertanyaanku selama ini?apakah dia yg diciptakan oleh Allah untuk melengkapi tulang rusukku"..

**flashback**
sebelum di chat oleh pria itu,sahabatnya sudah memberi tau reni jika dia ingin memperkenalkan reni dengan keluarga suaminya. dan sedikit bercerita tentang pria itu,bagaimana pekerja kerasnya,sayang sama ortu dan sederhana. mungkin hal inilah yg membuat reni langsung merasa kagum dan simpati kepada pria itu. sehingga reni dengan mudah menaruh hati pada sabri.pria yang ternyata sekampus dengannya.

Setelah malam itu hanya 2 kali dia berkomunikasi via whatssapp, dan setelahnya sudah tak pernah lagi. tapi sabri masih sering liat status reni di WA, mungkin salah satu alasan mengapa reni masih menaruh harapan pada sabri,karena sabri masih sering ngintip status reni.mungkin terdengar sangat konyol tapi begitulah kenyataannya..hingga 3 bulan kemudian tepat di hari idul fitri,reni memberanikan diri untuk mengirimkan sabri ucapan hari raya "mohon maaf lahir dan batin"..kemudian sabri membalas pesan itu "mohon maaf lahir batin juga"..walaupun hanya sebuah kalimat singkat reni merasa bahagia banget,seakan perasaannya semakin dalam pada sabri.

Hampir setiap hari reni melakukan kekonyolan karena sabri,gimana tidak karena hanya ingin tau kapan Last Seen sabri,reni harus membuka WA..andai saja ada aplikasi yg mengetahui siapa yg paling sering melihat profil sabri,pasti reni berada di no urut pertama.selain itu reni sering setting pengaturan WA nya agar hanya sabri yg bisa ngeliat statusnya,ntah kenapa seakan ada yg kurang jika viewer statusnya tak ada nama sabri.mungkin benar kata pepatah cinta bisa membuat orang melakukan sesuatu diluar nalar manusia..

Walaupun terkadang sahabat2nya sering mengingatkan agar reni jangan berharap lebih dengan sabri,tapi tetap saja reni tak mampu menghilangkan perasaan itu. semakin berusaha reni untuk menghilangkan dia dalam ingatannya namun semakin dalam rasa itu. entah sudah berapa kali reni berusaha move on namun tak pernah berhasil. hingga ada waktu di mana reni hampir berhasil melupakannya, bahkan dia sudah tak pernah melihat last seen sabri, namun ntah kenapa ketika reni mulai berhasil menghilangkan bayang-bayangan sabri tiba2 saja sabri muncul dalam mimpi reni,mungkin saja alam bawah sadar reni belum sepenuhnya melupakan sabri. Padahal reni sudah berniat untuk memantaskan diri dan menghilangkan rasa yang tak pantas untuk terus dia pertahankan,rasa yang selama ini terus mengganggunya,tapi nyatanya nihil,mungkin niat awal reni sudah menyimpang,dia ingin berubah hanya karena orang lain,dan ingin mendapatkan jodoh yg baik,bukan semata mata karena Allah swt.

Waktu terus berjalan,perasaan itu semakin menyiksa reni,seperti ada batu besar yang sedang mengganjal hatinya,dia sudah tak mampu lagi untuk menyembunyikan perasaan itu,sedangkan disisi lain reni merasa sangat berdosa karena dia mencintai manusia lebih dari sang pencipta. hampir setiap hari bayang-bayangan sabri hadir dalam pikirannya bahkan reni merasa sangat terganggu. hingga disuatu malam reni memutuskan shalat istiharah untuk meminta petunjuk kepada sang pemberi cinta. selain itu reni juga meminta solusi kepada sahabatnya,apakah reni akan terus memendam perasaannya dengan konsekuensi suatu saat nanti dia akan kecewa ato menyatakan perasaannya kepada sabri dengan konsekuensi harus siap patah hati.

Dengan bismillah akhirnya reni memutuskan untuk mengutarakan perasaannya.tepat tgl 25 okt 19 pukul 21.00 reni berniat menyatakan perasaannya,berat rasanya chat sabri,ntah butuh berapa lama hingga chat itu dia kirim.
Reni : maaf lagi sibuk??
Sabri: tidak,ada apa?
Reni : maaf apa masih ingat sama aku?
Sabri : Iya,kita sering berpapasan dikampus
Reni : iya??(sambil dalam hati reni merasa bahagia krn ternyata sabri masih ingat dia,walaupun reni tak ingat kalo mereka sering berpapasan dikampus)**
Maaf apa kamu tidak merasa terganggu kalo aku biasa chat??
Sabri : tidak,hanya saja untuk sekarang saya tidak bisa balas chat kamu karena lagi dimobil menuju rumah dan biasa mabuk jika liat hp
Reni : ok, next time, semoga selamat sampe tujuan **dengan berat hati reni mengakhiri chat mereka**
sepertinya reni harus menunggu lagi dan sabar dengan kegelisaannya..

Keesokan harinya reni bertekad untuk menyatakan perasaannya. tepat pukul 13.15 dia mengirimkan sebuah kalimat yang telah dia tulis sepenuh hatinya..
"Bismillah...Assalamualaikum sebelumnya saya mohon maaf jika mengganggu aktivitas dan kegiatanmu,tapi sejujurnya saya lebih terganggu lagi karena setelah perkenalan itu bayanganmu selalu ada dalam pikiranku sehingga mengganggu aktivitasku,seakan aku ingin chat kamu terus menerus dan ingin tau lebih dekat tentang kamu,namun jika chat ini membuat mu terganggu,maka aku akan berhenti menyukaimu..""
setelah mengirim kalimat tersebut reni seakan tak ingin melihat Hp nya,entah merasa malu ato bagaimana..tapi yang pastinya hati reni plong  seakan batu besar yg tadinya mengganjal hilang seketika.
15 menit kemudian ada pesan masuk dan ternyata itu dari sabri, ""waaalaikumsalam""..
itulah jawaban dari sabri. alhamdulillah gumam reni dalam hati.. kemudian reni memberi tau,sahabat baiknya bahwa sekarang dia sudah ikhlas dan merelakan sabri walaupun belum ada jawaban yang pasti dari sabri tapi reni sudah tau apa yg akan terjadi. toch dia hanya ingin sabri tau perasaannya tanpa meminta balasan. karena jodoh dan takdir sudah diatur oleh Allah,anggap saja ini adalah ikhtiar reni.
Tepat pukul 08.35 malam ada chat sabri yang berbunyi (1)"bahaya nya dirimu selalu membayangkanku padahal hanya liat foto aku,gimna kalo ternyata itu bukan diriku?? (2) kamu tidak usah kenal dekat dengan saya BAHAYA..
dengan bismillah reni mengetik "sebenarnya bukan wajahmu yg membuat aku jatuh hati tapi sifat dan kebaikanmu kepada keluarga dan kesederhananmu" .. namun tiba2 reni mendelete nya dan kembali mengetik, hal ini berulang ulang sebanyak 3x.. hingga reni memutuskan untuk mengirim kalimat ini "sejujurnya saya merasa berdosa dan tak pantas untuk menyatakan ini secara kau bukan mahramku tapi semakin aku berusaha untuk melupakanmu maka semakin dalam perasaan ini. terima kasih atas waktu nya selama ini karena sudah mau mengenalku.semoga suatu saat nanti kita sama2 dipertemukan dengan pasangan terbaik dimata allah akhir kata baik buruknya seseorang hanya tuhan yang tau"..
setelah reni mengirim pesan itu,dia lagsung clear message,tak ada gunanya menyimpan nya.mungkin ini adalah chat terakhir dia dengan sabri. dan reni yakin jika memang mereka berjodoh pasti Allah akan mempertemukan mereka lagi dengan jalan yang halal.
Reni sangat bersyukur berkat iman dari Allah dia tak merasa rapuh dan galau yg kebangetan. walaupun ada disuatu malam ketika reni membaca alquran tiba tiba air matanya jatuh dan ingat pada kata2 sabri. tapi setelah itu reni bangkit lagi dan menghapus air matanya. kini reni mengerti mengapa dulu dia tak pernah bisa melupakan sabri,itu karena otak manusia diciptakan untuk mengingat bukannya melupakan,namun ketika kita merelakan seseorang maka seiring dengan berjalannya waktu kita akan ikhlas dan pelan pelan perasaan itu akan sirna seketika dan hati kita akan merasa damai.

Tuesday, October 8, 2019

Memilih lupa

Tulisan ini kupersembahkan untuk semua orang yang masih bersabar membersamai dia yang masih ragu, Tulisan ini juga kudedikasikan untuk semua orang yang masih belum menyadari betapa ada seseorang yang dengan sabar selalu dalam diam berdoa pada yang Kuasa. Mereka yang masih ikhlas dalam sujud dan diamnya. dan mereka yang masih bersabar berada dalam penantian yang tak tau kapan akan berujung. 

Jatuh cinta memang tak pernah memilih kepada siapa kelak akan terjadi, dan ketika rasa itu telah menimpa seseorang maka dia tidak akan bisa menolaknya. itulan mengapa kita dianjurkan agar mencintai seseorang secukupnya dan membenci sewajarnya, karena ketika kita mencintai secara dalam-dalam maka kita harus siap untuk menerima luka bertubi-tubi.

Terkadang kita harus menghadapi sebuah dilema akan terus bertahan ato mengikhlaskan perasaan itu. tak jarang kita akan mengalami konflik batin yang membuat kita merasa sakit banget. mulut mungkin berkata "aku harus mundur", namun hati kita mengatakan aku harus tetap memperjuangkan perasaan ini".

Ada waktu, dimana kita mulai terbiasa hidup tanpa dirinya, dimana hari kita tak ada bayangannya lagi,tak ada lagi keinginan untuk stalking medsosnya, tapi kita tetap tak bisa mengambil keputusan hingga tuntas yaitu "men-delete nomornya". dan kita tak pernah tau bahwa akibat dari ketidak konsistenan kita adalah pintu untuk kembali membuka kenangan itu. entah kenapa ketika kalian merasa kesepian,tiba-tiba ada keinginan untuk stalking medsosnya"ah cuma sekali doank". ternyata semua itu tak benar karena akibat dari kesalahan kecil kita, akhirnya usaha itu sia-sia. kita tetap tak bisa move on. setiap hari,waktu kita terbuang oleh rasa penasaran yang tak ada gunanya, kenapa kita harus membuang waktu yang begitu berharga hanya untuk sebuah rasa"penasaran". memangnya dia juga merasakan hal yang sama??? tapi kita terus ber-alibi emangnya mudah untuk melupakan seseorang yang pernah singgah di hati kita? kalian tak tau sich bagaimana perasaaan ku selama ini!!!

Melupakan seseorang bukanlah hal yang harus kita lakukan, karena otak manusia memang diciptakan untuk mengingat bukannya melupa. jadi berusahalah untuk merelakan dan mengikhlaskan. dengan begitu semua akan baik-baik saja.

Mulailah dengan mendekat kepada sang pemilik hati, karena hanya tuhan yang tau apa yang terbaik buat kita, terkadang kita harus melepaskan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu yang sangat berharga. dan satu hal yang pasti tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan lebih dari yang kita inginkan selama ini.

Wednesday, October 2, 2019

Aku iri dengan mereka

Ada masa dimana aku merasa iri dengan para wanita muslimah yang telah memutuskan hijrah dan memakai pakaian syar'i. mereka sudah berani mengambil jalan yang menurutku sangat sulit bagi setiap wanita, apalagi dizaman modern seperti sekarang.  zaman dimana penampilan adalah faktor paling utama, apalagi ketika akan mencari pekerjaan salah satu persyaratannya "berpenampilan menarik". memangnya wanita itu adalah sebuah pajangan yang setiap orang boleh melihatnya. 

Aku kagum pada wanita muslimah yang pakaiannya tak pernah mencolok, bahkan mungkin sebagian dari kita berpikiran "bajunya itu meluluh" walaupun sebenarnya itu tidaklah benar, hanya saja baju mereka cuma 1 warna dan model yang sama "hitam". bukankah arti hijab yang sesungguhnya adalah SEDERHANA. selain itu Allah paling tidak suka kepada orang-orang yang boros karena pada akhirnya semua pakaian yang kita beli di dunia akan di hisab, alangkah mubajir nya ketika pakaian kita hanya dijadikan koleksi dilemari. 

Aku kagum kepada mereka yang memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga, yang hanya tinggal dirumah dan mengurus anak-anaknya, yang setiap harinya diisi dengan mengajari anaknya ilmu agama, yang setiap ada waktu dia akan menghadiri majelis ilmu bersama suami dan anaknya, wanita yang tak akan keluar rumah sebelum mendapatkan izin dari sang suami dan yang selalu menjaga kehormatan suami.

Terkadang aku merasa risih jika berada ditengah-tengah mereka, aku merasa bagai sebuah butiran debu yang hinggap di tubuh mereka, aku tak berani walau itu hanya sekedar menyapanya. walaupun sebenarnya mereka adalah orang yang sangat ramah dan baik,tapi mungkin karena aku merasa beda dari mereka dan belum pantas dengan mereka.seakan ada skat yang memisahkan antara aku dan mereka.